Showing posts with label halte. Show all posts
Showing posts with label halte. Show all posts

Wednesday, March 26, 2008

Perubahan pintu koridor di HCB

Pagi tadi di HCB cukup banyak para pengguna busway kebinggungan sendiri, dirubahnya semua pintu koridor tanpa adanya petunjuk yang jelas, menyebabkan banyak pengguna yang bingung,

  • pintu koridor 1 arah blok m dipindahkan ke pintu koridor 3,
  • pintu keberangkatan koridor 2 dipindahkan dipintu koridor 1 arah kota(yang lama) dan
  • pintu keberangkatan koridor 3 pindah ke pintu koridor 1 arah kota ( yang baru eks.pintu koridor 2 kedatangan).

Perubahan yang dilakukan pihak BLU sama sekali tidak memberi solusi yang baik terhadap layanan yang ada di HCB, sudah seharusnya beban koridor di HCB di kurangi.

Seperti yang pernah kita usulkan sebelumnya, ada baiknya pihak BLU segera merealisasikan kepindahan Halte Transit Koridor 2, memang ini butuh waktu dan proses serta dana yang tidak sedikit, semakin lama ditunda maka efek yang terjadi di HCB semakin tidak manusiawi, memindahkan Halte Transit Koridor 2 ke Monas itu salah satu solusi yang cukup baik dan bijak, apa yang akan terjadi bila beban HCB melebihi dari kapasitas, apa harus ada korban dahulu..???
Salam

ismail majid di suaratransjakarta

Lanjut...

Friday, December 7, 2007

Fly-over Roxy selesai

Februari, Busway Koridor III Berubah Rute

Bus Transjakarta koridor III (Kali Deres - Pasar Baru) akan berubah rute mulai awal Februari 2008. Tahun depan busway koridor III melewati jalan layang Roxy di Jalan Hasyim Ashari, Jakpus. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Nurachman mengatakan, khusus di atas jalan layang Roxy busway berjalan satu jalur dengan kendaraan lain. "Lalu lintasnya mix," kata dia, Kamis (6/12). Selama ini busway koridor III melewati Tomang.

Nantinya, jalur yang sudah dilewati koridor III dialihkan untuk busway koridor VIII (Lebak Bulus-Harmoni). "Jadi busway dari Harmoni langsung belok kiri dan lurus ke Kalideres." Di sekitar jalan layang Roxy, dishub berencana menambah tiga halte baru. Salah satunya terletak di depan kampus Trisakti di Jalan Kyai Tapa, Jakbar.

Rute orisinal koridor III dalam Pola Transportasi Makro (PTM) memang melewati Roxy untuk menuju Kalideres. Koridor III sudah ada sejak tahun 2006. Jalan layang Roxy sepanjang 650 meter dibangun sejak tahun 2005. Pada 4 Desember 2007 jalan layang itu dioperasikan untuk umum.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, memastikan perjalanan busway koridor III akan lebih cepat setelah melalui jalan layang Roxy karena jaraknya lebih dekat. Fauzi juga berkesempatan meninjau pengerjaan proyek tersebut. Jalan yang sedang dibangun itu akan dibuat lebih tinggi 40 sentimeter. Ketika hujan jalan di depan ITC Roxy Mas itu kerap tergenang. Fauzi mengatakan, aliran air di jalan samping jalan layang Roxy disalurkan ke Kali Duri sebelum mencapai banjir kanal.

Fauzi juga mengunjungi Taman Kodok di Jalan Sidoarjo, Jakarta Pusat. Kendati gedung parkir di Taman Menteng sudah dibangun, masih banyak kendaraan pengantar jemput murid SD Besuki di Jalan Besuki yang memarkir mobilnya sembarangan.

Fauzi meminta Dinas Pertamanan DKI Jakarta dan Wali Kota Jakpus untuk memikirkan insentif agar pemilik kendaraan bersedia parkir di Taman Menteng. Padahal Taman Menteng memiliki gedung yang sanggup menampung 175 kendaraan. Dia mengkritik pengerjaan pedestrian di belakang Taman Menteng yakni di Jalan Sidoarjo. "Jangan sampai harus menggali lagi trotoar kalau pekerjaannya sudah jadi," pesan Fauzi.

Dalam kunjungan Fauzi ke Jalan Teuku Umar dan Jalan Biak, Jakpus, dia mendapati banyak proyek yang pengerjaannya tanpa pengawasan jelas. Alhasil pekerjaan perbaikan saluran air di dua tempat itu tidak sesuai rencana dan syarat kerja.

Di Taman Kodok dia menanyakan keberadaan kepala seksi yang mengawasi pembangunan pedestrian. Ketika orang yang dimaksud tidak ada di tempat, Fauzi mengatakan itu adalah contoh buruk. "Hampir semua kepala seksi penyakitnya sama. Makanya mereka jangan diberi meja dan kursi tapi dikasih sepeda saja supaya muter liat kerjaannya." ind - republika

Lanjut...

Saturday, May 12, 2007

Tidak nyaman

Pada hari Senin (30/4) yang lalu, saya berbelanja di ITC Roxy. Setelah selesai, sekitar pukul 16.30 WIB saya pulang. Biasanya langsung naik Kopami 12 ke arah Senen kemudian dilanjutkan ke arah Lebakbulus dan turun di Buncit Raya

Untuk menghindari kemacetan, saya menggunakan jasa busway dari Jelambar dengan maksud agar dapat pulang lebih cepat walaupun harus berganti-ganti bus dan menempuh jarak yang agak jauh. Dari halte Jelambar saya begitu menikmati perjalanan sampai Harmoni. Begitu turun dan ketika akan menaiki busway yang ke arah Blok M saya harus mengikuti antrean yang begitu panjang dan dorongan dari belakang ketika busway berhenti.

Setelah menunggu sekitar 20 menit akhirnya saya dapat menaiki busway ke arah Blok M dengan berdiri dan turun di dukuh atas. Saya menghadapi masalah yang sama, harus antre berdesakan, menunggu lama, dan naik berdiri busway jurusan Pulau Gadung.

Kejadian tidak nyaman terus saya alami sampai di Pecenongan. Ketika hendak turun dan melanjutkan ke arah Ragunan, halte sudah penuh dan saya turun berdesakan dengan penumpang lain menuju arah yang sama. Setelah menunggu setengah jam, busway koridor VI yang saya tunggu tidak kunjung tiba.

Kemudian busway datang tepat behenti pada pintu yang telah dipenuhi penumpang yang akan naik, akibatnya penumpang yang akan turun tidak dapat turun karena tertahan oleh penuhnya penumpang yang antre akan naik. Hal ini membuat suasana gaduh dan keributan layaknya di pasar. Sekitar satu jam kemudian saya baru dapat menaiki busway berdesakan, berdiri, dan dengan gaya sopir lintas trans sumatera yang ngebut dan selalu ngerem mendadak.
Saya harap pihak busway memperhatikan aspek kenyamanan penumpang, sehingga kejadian ini tidak saya alami lagi.

Gozali
Jl Warung Jati RT 03/09
Kalibata, Pancoran
Jakarta Selatan 12790
Republika Online

Lanjut...